Setiap pertemuan memiliki keunikan tersendiri baik suasana, atau kedalaman hati. Suatu ketika seseorang pasti pernah dipertemukan dalam suasana sedih, atau suasana bahagia. Pertemuan dalam suasana sedih belum tentu akan selalu memunculkan hubungan hati yang mendalam, juga termasuk suasana bahagia. suasana hati, pikiran sampai dengan sikap masing-masing individu sangat mempengaruhi perjalanan selanjut dalam setiap pertemuan.
Suasana hati, pikiran sampai dalam wujud sikap akan membentuk aura seseorang, yang akan sangat dirasakan disekelilingnya. Rasanya sulit jika suasana hati sedang marah, pikiran sedang tertekan, sikap sering kali cuek akan ketika bertemu dengan seseorang yang baru, akan menjadi menyenangkan. Jarang sekali seseorang memekirkan hal ini. Membaca suasana hati diri sendiri dan berlatih untuk mengendalikannya. Mencoba saat mengendalikan suasana hati itu rasanya tidak mungkin. Suasana hati itu ibarat respon yang sangat alamiah. Ketika musibah datang, secara otomatis hati akan sedih, begitu pula saat mendapat kabar gembira, langsung otomatis suasana hati jadi riang.
